img_0286

img_0286

Jakarta, Munas PBMT adalah musyawarah Nasional untuk menentukan program-program gerakan koperasi syariah atau BMT secara nasional. Munas PBMTI berlangsung 6 – 8 Oktober 2015, di taman Wiladatika, Cibubur yang  diikuti 670 peserta dari 312 BMT di 13 Propinsi seluruh Indonesia.

Dalam sambutannya, joelarso mengatakan tidak pernah bosan mengingatkan bahwa jati diri BMT adalah lembaga dakwah. Selain itu, joelarso juga menyampaikan, bahwa pada lingkungan negeri indonesia, perhimpunan sudah dan terus berusaha keras agar BMT-BMT menjadi teladan, contoh koperasi sukses, sehingga koperasi sebagai soko guru perekonomian nasional benar-benar menjadi kenyataan.

Joelarso, selaku ketua umum PBMTI periode 2015-2020 dalam sambutannya setelah dilantik  berkata “ innalillahi waninnah ilaihi rojiun”. Amanah adalah musibah. Selannjutnya, joelarso memohon doa dan bersama-sama menyelesaikan mandat untuk mengemban amanah agar BMT mampu menjalankan perannya sebagai soko guru perekonomian indonesia. Dan kita sebagai perhimpunan mampu mendorong kepada pemerintah untuk senantiasa memberi rizky yang halal, thoyyib dan barokah. Hal itu harus kita mulai dari diri kita. Bahwa kita adalah lembaga keuangan syariah dan berprilaku sebagai sesuai syariah.

Bagaimana bertransaksi dan dan berprilaku sesuai syariah? Sebagaimana yang telah dibuat oleh direktur PBMT institute, ada tiga. Pertama, berdasarkan iman. Kedua, berdasarkan ilmu. Dan ketiga, berdasarkan akhlak. Iman yang kuat, ilmunya kuat dan akhlaknya kuat insyaallah BMT selamat. Bila hanyailmunya kuat, amalnya  banyak tapi imannya lemah, maka akan selamat di dunia tapi tidak selamat diakhirat.

“Selanjutnya, saya mohon dukungan untuk menjalankan program-program kerja yang diberikan oleh wali amanah untuk lima tahun ke depan. Bentuk dukungan yang paling kami harapkan adalah ‘mensedekahkan’ manajer terbainya untuk menjadi pengurus PBMTI. Tentu tidak mudah, mengelola organisasi sebesar ini, apalagi tidak ada dananya. Kalau negara bisa berjalan karena ada APBN. Tapi di PBMTI adalah perjuangan. Perjuangan itulah yang membutuhkan pengorbanan kita semua. Dengan begitu, harapannya, BMT mampu memberikan sumbangsihnya sebagai soko guru perekonomian bangsa”

Joelarso menegaskan bahwa semua pengurus mulai MPP dan MPD dalan menjalankan aktivitas PBMTI memakai akad Tabarru’ atau berderma.  Oleh karena itu, bila nanti ada pengelola BMT yang diminta untuk menjnadi pengurus dalam komunitas PBMTI harus mengikhlaskan diri. Karena itu semua tak lain adalah panggilan jiwa.

 

 

Gerakan Bangga Berkoperasi (GERAK)

Gerak adalah gerakan kampanye membangun kembali kesadaran masyarakat terhadap keberadaan koperasi sebagai soko guru perekonomian nasional. Gerakan ini diselenggarakan oleh masyarakat, yang terdiri atas pelaku koperasi, organisasi kemasyarakatan yang peduli koperasi, perguruan tinggi, lembaga swadaya masyarakat, dan stakeholders koperasi Indonesia. Sejauh ini sudah terdaftar sekitar 800 koperasi dan organisasi peduli koperasi hadir saat Gerak diresmikan.

Menteri koperasi dan usaha kecil menengah (UKM) Anak Agung Gede Ngurah (AAGN) Puspayoga mendorong lembaga keuangan dengan prinsip syariah, yaitu Baitul Maal Wa Tamwil (BMT) agar dikenal masyarakat lebih luas. Hal ini semakin nyata setelah 561 BMT memiliki badan hukum koperasi.

“saya berterim kasih  pada inisiator yang telah mengkoordinasikan BMT untuk berbadan hukum koperasi. Ini sekaligus lebih mendekatkan koperassi pada masyarakat dan kalangan muda,” kata puspayoga saat memberikan sambutan dalam peluncuran gerak bangga koperasi (GERAK) di gedung Smesco, jakarta.

Gerakan Bangga Koperasi (Gerak) yang diluncurkan Rabu (7/10) ini merupakan salah satu cara agar masyarakat teringatkan kembali betapa pentingnya koperasi.

Puspayoga juga menyambut baik langka perhimpunan BMT yang pada usia 10 tahun ini sudah berhasil mengkonsolidasikan 561 BMT berbadan hukum koperasi dengan aset mencapai Rp 11,9 trilyun dan anggota 2.694.013 orang yang tersebar diseluruh indonesia.

Dalam peluncuran GERAK tersebut dihadiri oleh Tiga menteri yakni  Menteri Koperasi dan UKM Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Anies Baswedan, Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Marwan Jafar.

sedang, inisiator GERAK tersebut ada lima inisiator yakni Perhimpunan BMT Indonesia (PBMT), Induk Koperasi Simpan Pinjam Peneleh, dan Insan Tani dan Nelayan Indonesia (Intani).

Sementara, Deklarasi Gerak akan dilakukan oleh 20 lembaga terdiri dari koperasi primer, pusat koperasi, induk koperasi, perguruan tinggi, dan organisasi kemasyarakatan.

Salah seorang yang mewakili inisiator, Saat Suharto Amjad, menyatakan Gerak diharapkan menjadi momentum kebangkitan koper si Indonesia dengan melibatkan partisipasi masyarakat luar. ”Kami mengajak masyarakat untuk bangga dan menyadari bahwa koperasi merupakan sistem ekonomi bangsa yang menjadi tanggung jawab bersama rakyat Indonesia,” ungkap Saat Suarto Amjad yang mewakili PBMT di Jakarta.

Menurut Saat, mayoritas masyarakat lupa bahwa koperasi adalah amanat konstitusi. Karena terlupakan itulah perkembangan koperasi jauh tertinggal dari lembaga usaha yang lain. Dengan kembali diingatkannya bahwa koperasi adalah amanat konstitusi, diharapkan muncul gairah baru untuk menjadikan koperasi setidaknya bisa sejajar dengan dua pilar ekonomi yang lain.

Hal serupa juga dikemukan oleh Ketua Panitia Gerak Awalil Rizki. Menurut Awalil, koperasi sebagai amanat konstitusi saat ini semakin ditinggalkan berbagai komponen bangsa, baik oleh pemerintah, legislatif, palaku ekonomi, maupun masyarakat umum.

“Secara konsptual dan didukung argumentasi ilmiah, koperasi sebenarnya masih bisa dikembangkan menjadi pelaku ekonomi utama dalam membangun fundamental ekonomi nasional yang kuat,” ungkap Awalil.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *